Facebook Page

SELAMAT DATANG DI BLOG SATBRIMOBDA KALTARA

Selasa, 23 Februari 2016

Intelmob Den C Por grebek transaksi narkoba di lingkungan Sekolah




TARAKAN - Bahaya narkoba di Tarakan semakin menghawatirkan, tidak hanya di rumah, hotel, tempat hiburan dan lembaga pemasyarakatan. Kini lingkungan sekolah juga menjadi tempat transaksi dan pesta sabu-sabu. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya tangkapan Intelmob Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim yang berhasil menggagalkan empat tersangka berinisial OW, AH, ZU dan CD dari keempat tersangka tersebut, OW merupakan PNS BPBD Tarakan dan AH bekerja sebagai sekuriti di Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri 3 Tarakan, tempat dimana keempatnya (tersangka, Red) melakukan transaksi dan pesta sabu-sabu. Penangkapan OW, AH, ZU dan CD bermula dari laporan masyarakat yang mengetahui kalau SMP Negeri 3 sering dijadikan transaksi sabu-sabu, mendapatkan laporan tersebut, satresintel brimob langsung melakukan pengintaian. Alhasil setelah dilalukan pengintaian, Selasa (23/2) sekitar pukul 00.05 Wita, Intelmob Detasemen C melihat orang mencurigakan dan keluar masuk dilingkungan SMP Negeri 3 Tarakan menggunakan sepeda motor. Setelah dilakukan penggeledahan petugas berhasil mengamankan kemempat tersangka yang pesta sabu di kantin SMP Negeri 3 Tarakan.
Dari hasil penggerebekan tersebut, Intelmob Detasemen C Pelopor berhasil mengamankan barang bukti 3,5 ball sabu dengan berat 170,40 gram. Disamping itu juga berhasil diamankan barang bukti (BB) berupa dua sendok takaran yang masih berisi sabu-sabu, gunting, timbangan digital, uang tunai diduga hasil penjualan sabu sebesar 412 ribu, pelastik pembungkus, tas warna hitam dan satu unit handphone. (*/ima/uki)
Sumber : http://bulungan.prokal.co/ ‎‎

Selasa, 22 Desember 2015

SUBSATGAS BRIMOB TANGGAP BENCANA DETASEMEN C PELOPOR BANTU EVAKUASI KORBAN GEMPA TARAKAN

TARAKAN - Subsatgas Penanggulangan Bencana Brimob Detasemen C Pelopor membantu mengevakuasi  para korban musibah gempa yang terjadi di Kota Tarakan. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, gempa bumi terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Utara pada Senin Tanggal 21 Desember 2015 dini hari . Gempa dengan kekuatan 6,1 skala Richter tersebut dirasakan oleh masyarakat Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Bulungan. Bahkan data BMKG menyebutkan sudah terjadi lebih dari 16 kali gempa susulan setelah gempa pertama terjadi sehingga mengakibatkan kepanikan warga pinggir pantai karena khawatir akan ada tsunami. Selain itu gempa juga merusak 7unit rumah warga. 
Subsatgas Brimob saat itu bergerak dari Mako Briomob Detasemen C Pelopor pada pukul 08.00 WITA membawa peralatan seperti sekop, linggis, gerobak dan sebagainya. Sesampai di rumah korban para anggota langsung bergegas membersihkan sisa-sisa reruntuhan. Selain itu juga sebagian anggota membantu para korban untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Kepala Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Kompol Dieno Hendro Widodo, SIK menegaskan bahwasanya kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen dari Subsatgas tanggap Bencana yang dibentuk Satbrimob Polda Kaltim untuk membantu masyarakat khususnya korban bencana alam yang terjadi di Wilayah Kalimantan Utara. Kompol Dieno menambahkan Brimob siap untuk turun membantu lagi jika ada masyarakat yang melapor dan meminta bantuan pihaknya untuk melakukan pembersihan maupun perbaikan rumah yang rusak akibat gempa. “Kalau ada yang melapor kita akan turun lagi,” ungkapnya sembari berharap pihak terkait segera turun memberikan bantuan agar para korban bisa diringankan bebannya.
Berdasarkan informasi dari BMKG Kota Tarakan, Meskipun terbilang langka, berikut beberapa gempa yang pernah terjadi di Pulau Kalimantan. Kota Tarakan pernah dikejutkan gempa pada Maret 2005 namun dilaporkan tidak ada kerusakan ataupun korban. Pada 12 November 2007, masyarakat Tarakan kembali dikejutkan gempa 5,5 SR dengan kedalaman 50 km dan pusat gempa di laut dengan jarak 214 km tenggara Tarakan, disebabkan aktivitas sesar aktif di perairan Kaltim.
Pada hari Jumat tanggal 14 November 2014 dini hari, Tarakan kembali diguncang gempa bumi, warga Tarakan sempat berhamburan keluar rumah dan sebagian besar takut gempa susulan. Pada Rabu 25 Februari 2015 pukul 09:31 WITA dilaporkan telah terjadi gempa 5,7 SR dengan pusat gempa berada di laut berjarak 413 km Timur Laut Kota Tarakan, kedalaman 10 km, gempa tidak berpotensi tsunami dan tidak dirasakan namun disebabkan oleh aktivitas sesar berarah Barat Daya-Timur Laut antara Pulau Kalimantan dan Filipina. Gempa seperti ini juga pernah terjadi pada 20 Januari 2015, kekuatan 5,6 SR, kedalaman 10 km dan terjadi di 289 km Timur Laut Tarakan.
Dari fakta-fakta di atas dapat diambil kesimpulan bahwa walaupun Pulau Kalimantan tidak dilalui oleh lempeng tektonik dan juga tidak memiliki gunung api, bukan berarti gempa bumi tidak akan terjadi dan tidak pula luput dari ancaman tsunami.
Untuk itu, Subsatgas Brimob Detasemen C Pelopor menghimbau warga agar lebih waspada dan tanggap terhadap bahaya gempa bumi, yang sewaktu-waktu kapan dan di manapun akan terjadi. Pengkajian bahaya dan risiko gempa bumi sangat penting untuk pengembangan strategi mitigasi yang tepat.*Ries

Sabtu, 07 November 2015

Detasemen C Pelopor melaksanakan Giat Karya Bhakti Menyambut HUT Brimob Ke-70


Tarakan - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Brimob Polri Ke-70, Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim melaksanakan giat Karya Bhakti di Sepanjang Jalan Yos Sudarso Kota Tarakan tadi pagi (07/10). Acara yang dibuka oleh Walikota Tarakan ini bertitik kumpul di Depan Masjid Al Amin Jembatan Besi Tarakan. Acara juga dihadiri  oleh FKPD Kota Tarakan, SKPD Kota Tarakan dan Masyarakat di sekitar Jembatan Besi.
Kerja bakti Kali ini mengambil tema " Melalui Peningkatan Profesionalisme Korps Brimob Polri Siap Mengamankan Pilkada Tahun 2015" , adapun tujuan lain dari kegiatan tersebut adalah untuk membangun kebersamaan, kesadaran, maupun meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan.
Sasaran karya bakti bersama kali ini adalah membantu masyarakat membersihkan sampah-sampah organik dan pencabutan rumput-rumput yang ada di sekitar tepi Jalan Raya, sampah yang masuk di dalam Parit-Parit sepanjang Jalan Yos Sudarso yang biasanya pada musim hujan sering meluap karena diisi sampah-sampah yang sudah tertimbun lama.

Selasa, 22 September 2015

Sertijab Kasat Brimob Polda Kaltim


Balikpapan Irjen Pol Drs. Safaruddin , pertama kalinya menjadi Inspektur Upacara dalam serah terima jabatan (sertijab) pasca dilantik sebagai  Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, menggantikan Irjen Pol Drs. Andayono, yang ditarik ke Mabes Polri dalam rangka memasuki masa pensiun.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Safaruddin menjadi Inspektur upacara sertijab Kepala Satuan Brigade Mobile (Kasat Brimob) Polda Kaltim, yang sebelumnya di Pimpin oleh Kombes Pol Drs. Subnedih,SH kini tongkat komando berganti kepada Kombes Pol. Ramdani Hidayat SH.
Pergantian dua perwira satuan elit Polda Kaltim ini berlangsung di Rupatama Mapolda Kaltim bersama dengan beberapa perwira menengah lainnya.
Sebelum menjabat Kasat Brimob Polda kaltim, Kombes Pol. Ramdani Hidayat, SH menjabat sebagai Kasat II Pelopor Korp Brimob Polri. Sementara Kombes Pol Drs. Subnedih,SH mendapat mandat untuk menjabat sebagai Karo Ops Polda Sumatera Barat.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1936/IX/2015, selain Kasat Brimob,beberapa Pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Kaltim juga diganti. “Pergantian anggota Korps Bhayangkara di tubuh Polri merupakan hal biasa, ini merupakan penyengaran saja, Saya berharap tugas dan amanah yang diberikan depat dijalankan dengan baik. Perlu kita pahami jika keberhasilan Polri dalam hal ini Polda Kaltim, merupakan keberhasilan kita bersama. kata Kapolda Kaltim”.
Setelah melaksanakan Sertijab di Mapolda Kaltim, Kasat Brimob Polda Kaltim yang telah dilantik menuju Mako Satbrimob Polda Kaltim untuk melaksanakan tradisi memasuki gerbang Mako dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan (Lapsat) oleh Kombes Pol Drs. Subnedih,SH kepada Kasat Brimob Polda Kaltim yang baru Kombes Pol Ramdani Hidayat,SH sekaligus tatap muka kepada para Pejabat Utama dan seluruh anggota Satbrimob Polda Kaltim.Kemudian para Ibu Bhayangkari juga melaksanakan Rapat Paripurna untuk melaporkan kegiatan dan pengenalan Ketua Bhayangkari yang baru yakni Ibu Yuli Hidayat.
Pada sore harinya dilaksanakan Pelepasan Kasat Brimob Polda Kaltim yang lama Kombes Pol Drs. Subnedih,SH oleh Kasat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ramdani Hidayat,SH bersama Pejabat Utama dan Seluruh anggota Satbrimob Polda Kaltim, Kombes Pol Drs. Subnedih,SH mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota dan berpesan untuk menjaga nama baik Satuan Korps Brimob Polri yang kita cintai “selain kita,siapa lagi yang menjaga” Imbuhnya.