Facebook Page

SELAMAT DATANG DI BLOG SATBRIMOBDA KALTARA

Rabu, 05 April 2017

BRIMOB DEN C PELOPOR BERSAMA POLRES TARAKAN BEBASKAN DUA BALITA YANG DISANDERA


TARAKAN - Upaya pembebasan sandera dua orang balita oleh Brimob Detasemen C Pelopor bersama dengan Kepolisian Resort Tarakan di RT 01 Jembatan Bongkok Kelurahan Karang Anyar Pantai kemarin (4/4/2017) berlangsung dramatis. Pembebasan Sandera tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Tarakan Kompol Riski Fara Sandy, SIK dan Wakaden C Pelopor AKP Sony Laway, SIK.
            Peristiwa tersebut berawal pukul 13.00 Wita ketika Erna (korban) sedang menidurkan kedua anaknya Fajri (4) dan Aisyah (2) diayunan. Saat itu Fatah Hulah (pelaku) masuk ke dalam rumah dalam keadaan basah kuyup, karena habis terjun ke laut di sekitar rumah kontrakan Erna. Saat itu Erna mengingatkan Hulah untuk segera mengganti bajunya yang basah, karena takut Hulah sakit. Namun, bukannya langsung mengganti baju, Hulah malah pergi ke dapur untuk mengambil sebilah pisau, dan tiba-tiba langsung menusuk tubuh Erna secara acak. Santi (istri Hulah) yang saat itu berada di rumah dan menyaksikan sendiri perbuatan suaminya langsung berusaha menghentikan perbuatan Hulah dengan cara memeluknya agar tidak melanjutkan tikaman kepada Erna yang merupakan kakak kandung Santi. Namun, usahanya tidak berhasil karena Hulah mendorong Santi sampai membentur tembok.
Melihat kondisi Erna bersimbah darah, Santi berteriak dan warga sekitar langsung berdatangan untuk menolong Erna. Warga langsung membawa korban ke Rumah Sakit Pertamedika Tarakan, agar mendapatkan perawatan akibat luka tusuk di sekitar dada dan paha.
Tak selang berapa lama, Personel Kepolisian Resort Tarakan bersama Brimob Detasemen C Pelopor berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung berusaha membebaskan kedua anak Erna yang masih berada di dalam rumah bersama Hulah. Kepolisian sempat berupaya membebaskan kedua sandera lewat negosiasi. Namun, cara tersebut gagal lantaran pelaku melawan dan berupaya menyerang petugas. Bahkan, pelaku semakin kalap menyerang orang di dekatnya setelah polisi melepaskan tembakan peringatan. Hal ini membuat polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas yang menyebabkan pelaku tewas.
Kasat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Heri Heryandi, SIK melalui Wakil Kepala Detasemen C Pelopor AKP Sony Laway, SIK menjelaskan bahwa dalam rangka memback up tugas satuan kewilayahan, pasukan Brimob langsung menuju lokasi kejadian sesaat setelah Kepolisian Polres Tarakan meminta bantuan untuk membebaskan sandera di Kelurahan Karang Anyar Pantai Kota Tarakan
Hingga kini, Kepolisian Resort Tarakan masih mendalami kasus penyanderaan ini. Dugaan sementara, penyanderaan dilatarbelakangi persoalan keluarga. (/Ries)

Senin, 13 Maret 2017

3 Pemakai Sabu Diringkus Intel Brimob Tarakan


Tarakan – Satuan Intel Brimob (Intelmob) Batalyon C Pelopor Tarakan yang dipimpin Aipda Supriyanto berhasil meringkus 3 orang pelaku yang diduga terlibat dalam bisnis peredaran narkotika jenis Sabu dari salah satu rumah  yang berada di Jl. Gajah Mada RT. 03, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (21/02/2017) petang. Berawal dari laporan masyarakat bahwa di Jl. Gajah Mada sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu-sabu. Mendapatkan laporan tersebut, Unit Intel melaporkan kepada Danyon C Pelopor AKBP Henzly Moningkey selanjutnya diperintahkan lidik dan pulbaket yang dipimpin oleh Aipda Supriyanto.“Setelah mendapatkan laporan, anggota Intelmob langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah berhasil masuk di dalam rumah yang menjadi target, anggota mendapatkan tiga orang dalam satu ruangan sedang asyik mengkonsumsi sabu,” terang Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Tarakan, AKBP Henzly Moningkey melalui Kanit Resintelmob Aipda Supriyanto.
 Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap kini ditahan dan masih menjalani pemeriksaan diruang Intelmob Batalyon C Pelopor Jalan Bhayangkara Pasir Putih Tarakan antara lain DA (42) warga Jl. Gajahmada RT. 03 Kel. Karang Anyar Pantai Kec. Tarakan Barat, JU (29) warga Jalan Jl.Belimbing RT. 013 Kel. Kampung Empat Kec. Tarakan Timur, IR (38) warga Karang Rejo RT. 02 Kel. Karang Rejo Kec. Tarakan Barat.
Selain mengamankan Tiga pelaku, unit Intelmob juga menyita barang bukti berupa 9 plastik bening berisikan sabu-sabu seberat 7,62 gram, penjempit kertas, tas hitam, amplop, satu set plastik pembungkus sabu-sabu, pipet plastik, gunting, Dua unit handphone, satu set alat hisap atau bong, sendok takaran, korek api, timbangan digital dan uang tunai Rp 1,9 juta diduga hasil menjual sabu. 

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Heri Heryandi. SIK melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Satbrimob Polda Kaltim, AKP Iwan Pamuji, SH mengatakan, sabu yang digunakan oleh ketiga pelaku merupakan milik DA. “Selanjutnya tersangka berikut barang bukti yang diamankan oleh unit Intelmob telah diserahkan ke Satreskoba Polres Tarakan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut” pungkas AKP Iwan Pamuji.(*PID/TRK)

SRUKTUR ORGANISASI DETASEMEN C PELOPOR


Kamis, 02 Maret 2017

BRIMOB DEN C POR LAKSANAKAN RIKKES BERKALA BERSAMA POLRES TARAKAN


Tarakan – Sebanyak 32 Personel Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bersama dengan Polres Tarakan melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala oleh Biddokkes Polda Kaltim yang bekerja sama dengan Cahaya Medika Laboratorium di Klinik Polres Tarakan kemarin, hari kamis (2/3)
Dalam pelaksanaannya,  Rikkes berkala berjalan sesuai dengan prosedur dari tahapan pendaftaran, pemberian formulir, pengambilan darah dan Urine, pengecekan Fisik seperti TB dan BB, Observasi Tanda-tanda Vital seperti cek Tensi dan Nadi, pengecekan EKG, Observasi treadmill, pengecekan Ontodogram, pemantauan keluhan kesehatan oleh Dokter Umum, pengecekan Gigi dan terakhir pengisian pertanyaan dalam therapy Keswa.
Kasat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Heri Heryandi, SIK melalui Kepala Detasemen C Pelopor AKBP Henzly Moningkey, SIK, M.Si menjelaskan "Selain memberikan therapy pengobatan Tim dokter juga melakukan penyuluhan kesehatan bagi Personil Brimob Detasemen C Pelopor dan Polres Tarakan, yang mengikuti Rikkes berkala".
Kendala saat kegiatan berlangsung adalah kurangnya tenaga medis dari Biddokes Polda Kaltim yang tak sebanding dengan jumlah peserta rikkes berkala yang merupakan gabungan 2 (dua) kesatuan yaitu Brimob Detasemen C Pelopor dan Polres Tarakan. Selain itu juga tidak fokusnya Personil Polri saat mengerjakan pengisian pertanyaan Keswa dikarenakan situasi ramai serta tempat yang tidak maksimal, sehingga seharusnya dalam mengerjakan pengisian pertanyaan Keswa harus diwaktu dan tempat yang memudahkan untuk berkonsetrasi dan rasa nyaman.
Namun secara keseluruhan Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan berkala ini dapat berjalan dengan tertib dan terarah. Walaupun  dengan kondisi tempat di Klinik Polres Tarakan yang tidak memadai, peserta Rikkes berkala merasa puas dapat mengetahui kondisi kesehatan masing-masing personel. Dengan kondisi tubuh yang sehat, dapat menunjang pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.(ries/PID)