Malinau – Curah hujan yang
tinggi dari Senin malam sampai Selasa pagi mengakibatkan sungai di Malinau
meluap dan terjadi banjir di beberapa titik. Banjir setinggi lutut orang dewasa
ini selain mengganggu aktivitas warga juga ditakutkan akan bahaya datangnya
wabah penyakit, seperti penyakit kulit, diare, dll.
Dipimpin oleh Brigpol Ismail, 10 Personil
Subsatgas Penanggulangan Bencana Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda
Kaltim datang ke lokasi banjir dan membantu warga sebagai wujud pedulinya
Brimob terhadap masyarakat yang terkena musibah. Adapun titik terparah yang
tergenang banjir adalah dijalan Maharaja Dinda (Malinau Seberang), jalan Raja
Pandhita (Seluwing), jalan Intimung ( Malinau Kota), jalan Desa Kuala Lapang,
jalan Rumah Sakit ( Respen Tubu).
Masyarakat sekitar merasa tertolong dengan
kehadiran Brimob dilokasi terjadinya banjir. “Terima kasih kepada bapak brimob
yang membantu menepikan kayu-kayu ditengah jalan akibat terbawa arus banjir dan
mendorong motor saya yang mogok,” ucap Yusuf, salah satu warga yang melintas di
lokasi banjir.
Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda
Kaltim AKBP Henzly Moningkey, S.I.K, M.Si menghimbau kepada warga untuk terus
waspada dan tetap berhati-hati sampai banjir benar-benar surut. “saya
menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Malinau yang terkena musibah banjir,
tetap jaga kesehatan, tetap selalu waspada untuk mengantisipasi kemungkinan
datangnya banjir susulan,” jelas AKBP Henzly.
Dikonfirmasi secara terpisah Dansat Brimob
Polda Kaltim Kombes Pol Heri Heryandi, S.I.K menjelaskan bahwa kegiatan ini
merupakan bentuk perhatian brimob terhadap warga masyarakat yang terkena
musibah, dan semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga. “Brimob
datang ke lokasi banjir adalah sebagai wujud peduli terhadap warga sekitar dan
tanggap bencana untuk mencegah adanya korban yang di akibatkan dari musibah tersebut,”
ujar Kombes Pol Heri Heryandi. (dra/ars/jnb)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar